Skip to content
Product 1 menit membaca

Membangun Produk Digital yang Dicintai Pengguna

Hal-hal yang kami pelajari selama membangun aplikasi kasir untuk ribuan UMKM di Indonesia.

#UX Design #Mobile App #UMKM #Accessibility
Fadli Muhammad
Fadli Founder BikinDigital
Membangun Produk Digital yang Dicintai Pengguna

Saat merancang produk digital untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Indonesia, desainer produk sering kali terjebak dalam bias mereka sendiri. Kita terbiasa dengan desain minimalis ala aplikasi Silicon Valley yang bersih, berukuran font kecil, dan menggunakan warna abu-abu tipis (low-contrast).

Namun, bagi seorang pemilik toko kelontong di pasar tradisional atau kasir warung tenda pecel lele, desain seperti itu justru menyulitkan. Di bawah ini adalah beberapa pelajaran penting yang kami pelajari saat mendesain DigiKasir.

1. Konteks Pengguna: Cahaya Terang dan Kecepatan Tinggi

Kasir UMKM tidak bekerja di dalam kantor ber-AC yang tenang. Mereka sering kali menggunakan aplikasi di bawah sinar matahari langsung, di tempat berdebu, sambil melayani antrean pelanggan yang panjang.

  • Kontras Tinggi: Kami membuang teks abu-abu terang. Semua label penting menggunakan kontras minimum 4.5:1 untuk memastikan keterbacaan di layar handphone yang kusam.
  • Ukuran Tap Target: Ukuran tombol minimal adalah 48dp x 48dp. Kami memperbesarnya menjadi 54dp untuk tombol transaksi kasir agar meminimalisir salah tekan ketika kasir sedang terburu-buru.

2. Menghargai Batasan Hardware

Banyak kasir UMKM menggunakan smartphone Android versi lawas dengan RAM 2GB atau 3GB.

  • Hindari Animasi Berat: Transisi layout dibuat se-sederhana mungkin. Kami tidak memuat library animasi lottie yang memakan memori.
  • Optimasi Mode Gelap: Layout kami menyediakan Dark Mode yang benar-benar gelap (pitch black) untuk menghemat daya baterai smartphone dengan layar OLED/AMOLED saat toko buka hingga larut malam.

3. Menghilangkan Istilah Teknis yang Asing

Alih-alih menggunakan istilah-istilah keren di industri teknologi, kami menggantinya dengan bahasa sehari-hari pedagang:

  • Revenue -> Penjualan Kotor
  • Inventory SKU -> Stok Barang
  • Active Session -> Buka Kasir

Kesederhanaan adalah kunci. Dengan memangkas kurva belajar pengguna, kami membantu pemilik UMKM mengadopsi teknologi lebih cepat dan fokus melayani pelanggan mereka.

Navigasi Tambahan